Posted in Seri Cinta Terpendam

Terimakasih

Terima kasih kau membuatku bebas, terbebas dari jeratan masa lalu..

Terima kasih karena kamu telah mengajariku mengalah, mengalah demi kebahagiaan orang lain..

Aku tak tahu apalagi yang harus kuucapkan padamu, memang aku tak bisa memilikimu..

Tapi dari situlah muncul banyak pelajaran bagiku, sekarang aku tahu bagaimana cinta yang harus benar bisa mengalah..

Dan kini aku bisa mengalah untuk kebahagiaannya, walaupun memang awalnya sakit..

Tapi, ini jalan hidup..

Aku bersyukur mengenalmu, karena secara tidak langsung kamu telah mengenalkan aku rasa itu..

Ya.. Terimakasih untukmu

Sekarang aku sudah bisa tersenyum bebas, tidak terjerat dengan mimpi masa lalu bersamamu..

Walaupun melupakanmu takkan mudah bagiku, tapi berikan aku waktu untuk bisa mengacuhkanmu..

March 29, 2013

By Kinza

Advertisements
Posted in Seri Cinta Terpendam

​Sehelai Rindu

Sedang apa kau disana?? apakah kau disana baik-baik saja?? dan apakah kamu rindu??

Kalimat-kalimat itu lah yang selalu muncul di pikiranku.. saat-saat berjauhan..

ya.. berjauhan seperti saat ini, berjauhan dengan dirimu..

Mencoba melupakanmu sejenak, Mencoba menghapus dirimu dari pikiranku..

Mencoba meninggalkan bayangmu Namun bayangmu itu selalu saja Mengikuti dihari-hariku..

Setiap hari mencoba tuk meyakinkan diriku, pikiranku, dan hatiku bahwa aku tidak merindukannya..

Tapi nyatanya aku sangat merindukannya..

Semakin mencoba, semakin kau membuatku merindukanmu..

Rindu akan senyummu itu, tawamu, suaramu, wajahmu, tingkah lakumu, dan rindu semua yang ada pada dirimu..

Tapi apakah ini hanya rasaku?? Rasaku sendiri..

Bukankah kau merindukanku?? Salahkah bilaku merindukanmu..

12 Agustus 2012

By Kinza