Sucinya Cinta

Tatapan Matamu

Tulisan ini diikutkan pada event menulis One Week One Post Challenge, Puisi tema “Mata” yang diselenggarakan oleh Gerakan One Week One Book. Tatapan Matamu Oleh : Fatmaratri Maulani 🌹 🌹 Tatapan matamu saat kau duduk di sampingku Melukiskan indahnya isi hatimu Kata demi kata terlontar lembut dari bibirmu Mendarat di telingaku dengan sangat merdu 🌹… Continue reading Tatapan Matamu

Advertisements
Sucinya Cinta

Sepasang Bola Mata

Ada sepasang mata bening yang mengikuti setiap gerak gerikku Menatapku dengan sepenuh cinta Dengan wajahnya yang suci pun terkadang menyunggingkan senyum nan tulus Itulah tatapan seorang bayi kepadaku, ibunya Ada sepasang bola mata milik seseorang yang duduk di sampingku Saat kutatap matanya begitu menyilaukan Tatapan matanya begitu bersinar, memancarkan cahaya cinta dan kasih sayang Aku… Continue reading Sepasang Bola Mata

Slice of Zindagi

Mr. Twenty-Percent

Kemarin, tetiba kuteringat akan dirimu Di benakku muncul sosok dirimu Kita bertemu di tempat kerjaku dan kau sebagai pasiennya Hari ini, betapa terkejutnya aku melihat namamu di daftar pasien hari ini Lebih-lebih melihat di ruangan mana kau dirawat sekarang Kulihat alamatmu, walau aku tak tahu dimana tapi masuk akal jika Mr. 20% tinggal disana Namun… Continue reading Mr. Twenty-Percent

Awan Kehidupan

Fastabiqul Khairat, Berlomba dalam Kebaikan

Suatu hari di perjalanan pulang aku menaiki angkutan kota atau angkot yang hampir penuh. Aku terpaksa duduk di kursi bagian depan bersama seorang penumpang lainnya. Angkot pun berjalan. Kemudian ada seorang ibu yang ingin naik angkot. Dengan isyarat tangan ibu itu menghentikan angkot. Sang sopir melambatkan laju mobilnya dan berhenti tepat di depan ibu itu.… Continue reading Fastabiqul Khairat, Berlomba dalam Kebaikan

Sucinya Cinta

Sama Tak Bersama

By: Ukhty Kecil Kak! Aku mengetahuimu tidak mengenalmu Hingga aku berharap engkau berterus terang Perkataanmu "aku kagum denganmu dek" Menjadi saksi bisu rasa ingin memiliki Dunia ini nyata Kak! Aku hanya ingin mewujudkan mimpi bukan pemimpi Diujung kalimat kau pun berkata "Perasaan kita sama namun tak bisa bersama" Aku yang kau terbangkan namun kau putuskan… Continue reading Sama Tak Bersama